<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>www.ahlussunnah-bangka.com</title>
	<atom:link href="http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahlussunnah-bangka.com</link>
	<description>Menebar Sunnah di Pulau Timah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Aug 2010 00:55:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pembahasan Penting Seputar Zakat</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=482</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=482#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 00:54:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[oleh : Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

????? ??? ????? ??????? ??????? ??? ?? ?? ??? ????? ???? ??? ?????? ??? ???
Sesungguhnya yang mendorong penulisan risalah ini adalah dalam rangka nasihat dan peringatan tentang kewajiban zakat yang telah disepelekan oleh banyak kaum muslimin, sehingga mereka tidak mengeluarkan zakat sebagaimana tuntunan syari’ah, padahal perkara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh : Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah<br />
<a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/08/zakat-berkembang.jpg"><img src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/08/zakat-berkembang-150x150.jpg" alt="" title="zakat-berkembang" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-483" /></a><br />
????? ??? ????? ??????? ??????? ??? ?? ?? ??? ????? ???? ??? ?????? ??? ???</p>
<p>Sesungguhnya yang mendorong penulisan risalah ini adalah dalam rangka nasihat dan peringatan tentang kewajiban zakat yang telah disepelekan oleh banyak kaum muslimin, sehingga mereka tidak mengeluarkan zakat sebagaimana tuntunan syari’ah, padahal perkara zakat sangat urgen dan merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima, tidak mungkin tegak bangunan Islam ini kecuali di atasnya,<span id="more-482"></span> berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam:</p>
<p>???? ??????? ??? ???: ????? ?? ?? ??? ??? ???? ??? ?????? ???? ???? ????? ?????? ?????? ?????? ???? ????? ??? ????? ??? ?????? ???? ?????</p>
<p>“Islam dibangun di atas lima rukun, dua kalimat syahadat Laa ilaaha illallah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan sholat, mengeluarkan zakat, puasa di bulan Ramadhan dan haji ke baitullah bagi yang mampu.” (Muttafaqun ’alaihi)<br />
Manfaat Zakat[1]</p>
<p>Kewajiban zakat atas kaum muslimin termasuk bentuk keindahan Islam yang paling nampak serta perhatiannya kepada urusan-urusan pemeluknya. Hal itu karena banyaknya manfaat zakat serta besarnya kebutuhan kaum muslimin yang fakir terhadap zakat. Diantara manfaatnya adalah mengokohkan pilar-pilar kecintaan antara si kaya dan si miskin, karena sesungguhnya karakter jiwa manusia selalu mencintai orang yang berbuat baik kepadanya.</p>
<p>Manfaat zakat lainnya adalah membersihkan dan mensucikan hati, sehingga jauh dari sifat kikir dan bakhil, sebagaimana diisyaratkan oleh Al-Qur’anul Karim dalam firman Allah Ta’ala:</p>
<p>???? ???? ????????????? ???????? ????????????? ?????????????? ?????</p>
<p>“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka yang dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” (At-Taubah: 103)</p>
<p>Termasuk manfaat zakat adalah melatih seorang muslim dengan sifat dermawan, murah hati dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan.</p>
<p>Juga termasuk manfaat zakat adalah mendulang berkah, tambahan rizki dan penggantian dari Allah, sebagaimana firman-Nya:</p>
<p>????? ???????????? ???? ?????? ?????? ?????????? ?????? ?????? ?????????????</p>
<p>“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah sebaik-baik Pemberi rizki.” (Saba’:39)</p>
<p>Dan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dalam hadits qudsi yang shahih, Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p>“Wahai anak Adam bersedekahlah, niscaya Kami akan bersedekah kepadamu”</p>
<p>Serta manfaat-manfaat lain yang sangat banyak dari amalan mengeluarkan zakat.<br />
Bahaya Meninggalkan Zakat</p>
<p>Dan sungguh telah datang ancaman yang keras terhadap orang yang bakhil dalam mengeluarkan zakat atau meremehkannya, Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p>??????????? ??????????? ????????? ???????????? ????? ?????????????? ??? ??????? ??????? ????????????? ????????? ???????  ?????? ??????? ????????? ??? ????? ????????? ????????? ????? ??????????? ????????????? ????????????? ????? ??? ?????????? ?????????????? ????????? ??? ???????? ???????????</p>
<p>“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih pada hari dipanaskan emas dan perak itu dalam neraka jahanam lalu dibakar dengannya dahi, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang akibat dari apa yang kamu simpan itu”.” (At-Taubah: 34-35)</p>
<p>Setiap harta yang tidak ditunaikan zakatnya itu termasuk kanzun (simpanan harta) yang menyebabkan adzab atas pemilik harta tersebut pada hari kiamat., sebagaimana ditunjukkan oleh sebuah hadits yang shahih dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam:</p>
<p>“Tidaklah seseorang yang memiliki emas atau perak kemudian tidak ditunaikan haknya, apabila datang hari kiamat dibentangkan baginya batu-batu yang lebar dari neraka kemudian dia akan dipanggang di atas batu-batu itu di dalam neraka jahannam, kemudian disetrika perut, dahi dan punggungnya. Setiap kali sudah dingin maka akan dikembalikan seperti semula yang satu hari adalah sama dengan 50.000 tahun sampai diputuskan perkaranya di antara manusia lalu dia akan melihat jalannya, apakah ke surga atau neraka.” [HR. Muslim Kitab Zakat (7: 67 no. 2287) dari hadits Abu Hurairah radiyallahu’anhu]</p>
<p>Kemudian Nabi shallallahu’alaihi wa sallam menyebutkan tentang seorang pemilik unta, sapi dan kambing yang tidak mengeluarkan zakatnya, dia akan diadzab dengan harta miliknya pada hari kiamat.</p>
<p>Juga telah shahih sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:</p>
<p>“Barangsiapa yang Allah telah berikan harta kepadanya kemudian dia tidak menunaikan zakatnya maka pada hari kiamat nanti hartanya akan berwujud ular yang botak yang mempunyai dua titik hitam diatas kepalanya yang mengalunginya kemudian mengambil dengan kedua sisi mulutnya sambil berkata: “Aku adalah simpananmu, aku adalah hartamu”. Kemudian beliau membaca ayat: “Janganlah sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan harta yang telah Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya itu menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka, sebenarnya bahwa kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka, harta-harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan di lehernya kelak di hari kiamat.” [HR. Bukhori Kitab Zakat (3: 268 no.1403) dari hadits Abu Hurairah radiyallahu’anhu; Muslim Kitab Zakat (7: 74 no. 2294)]<br />
Harta yang Diwajibkan Zakat[2]</p>
<p>Zakat diwajibkan atas empat macam harta:</p>
<p>   1. Harta yang keluar dari bumi, dari jenis biji-bijian dan buah-buahan<br />
   2. Hewan ternak yang digembalakan (yaitu unta, sapi, kambing dan yang sejenisnya)<br />
   3. Emas dan perak[3]<br />
   4. Barang dagangan</p>
<p>Nishob Zakat</p>
<p>Bagi setiap harta tersebut ada nishob[4] yang telah ditentukan, sehingga tidak wajib zakat apabila harta tersebut belum mencapai nishobnya, maka (inilah nishobnya):</p>
<p>   1. Biji-bijian dan buah-buahan nishobnya 5 wasaq, sedangkan 1 wasaq sama dengan 60 sho’[5], yaitu dengan ukuran sho’nya Nabi shallallahu’alaihi wa sallam. Adapun jenisnya berupa kurma, kismis (anggur kering), gandum, beras, biji gandum dan yang semisalnya.</p>
<p>Jika menggunakan ukuran nishob dengan sho’ Nabi shallallahu’alaihi wa sallam maka nishobnya adalah 300 sho’, sedangkan 1 sho’ sama dengan 4 cidukan dua tangan (jadi, nishobnya adalah 1200 cidukan dua tangan) orang dewasa yang ukurannya sedang dan kedua tangannya penuh terisi.</p>
<p>Maka yang diwajibkan jika telah mencapai ukuran tersebut adalah 1/10 jika pohon kurma dan pertanian itu disirami dengan tanpa biaya, seperti dengan air hujan, aliran sungai, mata air dan yang semisalnya.</p>
<p>Adapun jika pengairannya dengan biaya dan beban seperti dengan menggunakan hewan atau kendaraan penampung air dan membuat tempat-tempat yang tinggi untuk menampung atau yang semisalnya[6], maka yang diwajibkan adalah 1/20 sebagaimana telah shahih hadits tentang ketentuan tersebut dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.</p>
<p>   1. Adapun nishob hewan ternak seperti unta, sapi[7] dan kambing, maka dalam permasalahan ini terdapat perincian yang jelas di dalam hadits-hadits yang shahih dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, bagi yang ingin mengilmuinya hendaklah bertanya kepada para ulama tentang permasalahan zakat hewan ternak tersebut[8]. Kalaulah bukan karena tujuannya hanya sekedar risalah ringkas tentu kami akan merincinya agar semakin melengkapi manfaat risalah ini.<br />
   2. Perak nishobnya adalah 140 mitsqol, setara dengan 56 riyal Saudi. Sedangkan emas nishobnya 20 mitsqol, setara dengan 11,3/7 Junaih Saudi. Adapun dalam ukuran gramnya (untuk nishob emas) adalah 92 gram[9], maka apabila perak dan emas telah mencapai nishob tersebut wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 1/40 (atau 2,5 %), baik nishobnya pada keduanya (emas dan perak), maupun salah satunya saja dan telah lewat satu tahun (haul) dalam kepemilikannya. Adapun kelebihan dari jumlah nishob tersebut maka haulnya mengikuti pokok harta (yang sudah mencapai nishob) tersebut[10], tidak diperlukan haul yang baru apabila harta tersebut meningkat karena keuntungan, sebagaimana berlaku pada anak hewan ternak yang telah sampai nishobnya maka haulnya mengikuti induknya, tidak perlu menunggu haul yang baru.</p>
<p>Demikian pula uang kertas yang hari ini digunakan manusia hukumnya sama dengan emas dan perak, baik disebut dirham, dinar, dolar atau selain itu, hukumnya sama saja jika nilainya telah mencapai seperti nishobnya perak atau emas[11] dan telah lewat satu tahun kepemilikannya, maka wajib dikeluarkan zakatnya[12].</p>
<p>Juga termasuk dalam hukum ini adalah perhiasan wanita yang terbuat dari emas atau perak secara khusus apabila telah mencapai nishob dan telah lewat satu tahun dalam kepemilikannya maka wajib dikeluarkan zakatnya jika memang perhiasan tersebut dipersiapkan untuk dikenakan atau dipinjamkan, menurut pendapat yang paling kuat dari dua pendapat ulama dalam masalah ini, berdasarkan keumuman hadits Nabi shallallahu’alaihi wa sallam:</p>
<p>“Tidaklah seseorang yang memiliki emas atau perak kemudian tidak ditunaikan haknya, apabila datang hari kiamat dibentangkan baginya batu-batu yang lebar dari neraka.” [HR. Muslim Kitab Zakat (7: 67 no. 2287) dari hadits Abu Hurairah radiyallahu’anhu)</p>
<p>Dan juga berdasarkan satu hadits dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bahwasannya beliau shallallahu’alaihi wa sallam melihat di tangan seorang wanita terdapat dua potong perhiasan melingkar dari emas, maka beliau shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p>“Apakah engkau telah mengeluarkan zakat perhiasan ini?” Wanita tersebut menjawab, “Tidak”, Beliau bersabda, “Apakah engkau mau dipakaikan Allah pada hari kiamat dengan dua gelang dari neraka?” Wanita itu pun langsung melemparnya seraya berkata, “Kedua gelang itu untuk Allah dan Rasul-Nya”.” (Dikeluarkan oleh Abu Daud dan An-Nasai, dengan sanad yang hasan).</p>
<p>Juga terdapat satu hadits dari Ummu Salamah radiyallahu’anha, bahwasannya beliau mengenakan perhiasan yang terbuat dari emas, lalu beliau bertanya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:</p>
<p>“Apakah ini termasuk kanzun (simpanan harta yang dilarang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika telah memenuhi syarat untuk dikeluarkan zakatnya kemudian engkau keluarkan, maka tidak termasuk kanzun”. Juga terdapat hadits-hadits lain yang semakna.</p>
<p>   1. Barang dagangan[13] yang dipersiapkan untuk dijual harus dihitung pada akhir tahun dan dikeluarkan zakatnya sebanyak 1/40 atau 2,5 % dari nilainya, baik nilainya sama dengan harganya atau lebih atau kurang, tetap harus dikeluarkan zakatnya, berdasarkan hadits Samurah radiyallahu’anhu, beliau berkata:</p>
<p>“Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mengeluarkan zakat barang-barang yang kami persiapkan untuk dijual.” (HR. Abu Daud)</p>
<p>Kewajiban zakat ini juga mencakup barang-barang yang dipersiapkan untuk dijual seperti tanah, bangunan, mobil, alat-alat penampung air maupun barang-barang dagangan lainnya. Adapun bangunan yang disewakan maka kewajiban zakat ada pada uang sewanya (jika mencapai nishob) dan telah lewat setahun dalam kepemilikan. Demikian pula mobil pribadi maupun mobil yang disewakan tidak ada kewajiban zakat atasnya karena tidak dipersiapkan untuk dijual tetapi untuk digunakan. Akan tetapi jika uang hasil disewakannya mobil tersebut atau uang apapun yang telah mencapai nishob dan telah lewat setahun dalam kepemilikan seseorang maka wajib untuk dikeluarkan zakatnya, baik uang tersebut dipersiapkan untuk nafkah, atau untuk menikah, atau untuk dibelikan perabot rumah, atau untuk dibayarkan hutang maupun untuk selainnya, berdasarkan keumuman dallil-dalil syar’i yang menunjukkan kewajiban zakat pada permasalahan seperti ini.</p>
<p>Dan yang benar dari pendapat para ulama bahwa harta dari hasil berhutang pun dikenai kewajiban zakat berdasarkan penjelasan sebelumnya.</p>
<p>Demikian pula hartanya anak yatim dan orang gila juga wajib dikeluarkan zakatnya menurut pendapat jumhur ulama, jika telah mencapai nishob dan telah lewat satu tahun dalam kepemilikan. Wajib bagi para walinya untuk mengeluarkan zakat mereka dengan meniatkannya dari mereka, ketika telah sempurna satu tahun, berdasarkan keumuman dalil, seperti sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dalam hadits Mu’adz radhiyallahu’anhu ketika Nabi shallallahu’alaihi wa sallam mengutus Mu’adz radhiyallahu’anhu ke negeri Yaman:</p>
<p>“Sesungguhnya Allah mewajibkan zakat atas kaum muslimin dari harta-harta mereka, diambil dari orang-orang kaya mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin dari kalangan mereka.” (HR. Al-Bukhari dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu’anhuma)<br />
Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat</p>
<p>Zakat adalah hak Allah Ta’ala, tidak boleh diberikan kepada orang yang tidak berhak menerimanya. Tidak boleh pula zakat dikeluarkan dalam rangka mendapatkan suatu manfaat atau menolak suatu mudhorat, atau sekedar melindungi hartanya dan menghindari celaan, akan tetapi wajib atas seorang muslim memberikan zakatnya kepada yang berhak menerimanya dengan hati yang lapang dan ikhlas karena Allah Ta’ala, bukan karena tujuan lain, yang dengan itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya dan berhak mendapatkan pahala yang besar serta ganti yang lebih baik dari Allah Ta’ala.</p>
<p>Allah Ta’ala telah menjelaskan dalam kitab-Nya yang mulia tentang golongan-golongan penerima zakat dalam firman-Nya:</p>
<p>???????? ???????????? ????????????? ??????????????? ??????????????? ????????? ???????????????? ??????????? ????? ?????????? ??????????????? ????? ??????? ??????? ??????? ?????????? ????????? ???? ??????? ????????? ??????? ???????</p>
<p>“Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, budak (yang mau memerdekakan diri), orang-orang yang berhutang, orang yang sedang di jalan Allah dan musafir, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (At-Taubah: 60)</p>
<p>Ayat yang mulia ini ditutup dengan dua nama Allah Ta’ala yang agung (yaitu Maha mengetahui dan Maha Bijaksana) sebagai peringatan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap hamba-hamba-Nya bahwa Allah Ta’ala Maha Mengetahui keadaan para hamba dan siapa saja yang berhak dan yang tidak berhak menerima zakat. Dan Allah Ta’ala Maha Bijaksana dalam syari’at-Nya dan ketentuan-Nya, maka tidaklah Allah Ta’ala meletakkan sesuatu kecuali pada tempatnya yang layak, meskipun sebagian dari rahasia-rahasia hikmah Allah Ta’ala tersebut tersembunyi dari sebagian manusia, semua itu agar para hamba tenang dengan syari’at-Nya dan tunduk dengan hukum-Nya.</p>
<p>Dan kita mohon kepada Allah Ta’ala untuk memberikan taufik kepada kita dan kepada kaum muslimin agar dapat memahami agama-Nya dan jujur dalam mu’amalah dengan-Nya, serta berlomba-lomba dalam mendapatkan ridho-Nya dan keselamatan dari hal-hal yang menyebabkan murka-Nya, sesungguhnya Allah Ta’ala Maha Mendengar dan Maha Dekat.</p>
<p>???? ???? ???? ??? ???? ?????? ???? ???? ?????</p>
<p>Pemimpin Umum Lembaga Riset Ilmiah, Fatwa, Dakwah dan Bimbingan</p>
<p>Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz rahimahullah</p>
<p>Terjemahan dari: [??????? ?????? ?? ???? ???? ??? ??????]</p>
<p>Dari kitab: Risalataani Maujizataani fiz-Zakaati wash-Shiyaam</p>
<p>Penerbit: Kantor Pusat Lembaga Pembahasan Ilmiah, Fatwa, Dakwah dan Bimbingan Riyadh, KSA 1411 H</p>
<p>Artikel terkait: TABEL PERHITUNGAN ZAKAT</p>
<p>[1] Semua sub judul, penomoran dan catatan kaki dari kami untuk memudahkan (pent.)</p>
<p>[2] Zakat terbagi dua, zakat mal (harta) dan zakat fitri (yang dikeluarkan setiap tahun di akhir Ramadhan sampai sebelum shalat ‘iedul fitri). Adapun yang dibicarakan dalam risalah ringkas ini adalah zakat mal, yang wajib dikeluarkan sepanjang tahun jika telah terpenuhi syarat-syarat kewajibannya, sebagaimana akan datang penjelasannya insya Allah Ta’ala.</p>
<p>[3] Uang kertas, perhiasan wanita yang terbuat dari emas atau perak dan barang dagangan juga termasuk pada poin ini, sebagaimana akan datang keterangan dari Asy-Syaikh Bin Baz rahimahullah.</p>
<p>[4] Nishob adalah batasan harta terendah yang wajib dizakati, yaitu apabila harta seseorang telah mencapai jumlah tersebut maka wajib dikeluarkan zakatnya, jika belum sampai maka tidak diwajib zakat.</p>
<p>[5] Nishob zakat pertanian dalam ukuran gram adalah 652,8 kg (Lihat Al-Adillatur Rhodiyyah, hal. 127), maka ketika hasil pertanian seseorang telah mencapai 652,8 kg wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 1/10 atau 10 % jika menggunakan air tanpa biaya dan beban. Adapun jika menggunakan air dengan biaya dan beban maka yang dikeluarkan hanya separuhnya saja, yaitu 1/20 atau 5 %.</p>
<p>[6] Adapun dengan menggunakan irigasi buatan maka perlu perincian, jika irigasi tersebut dibuat oleh pemerintah dan dipakai gratis tanpa adanya beban oleh para petani maka zakatnya adalah 10 %, sedangkan jika pemerintah menarik biaya atau irigasi tersebut dibuat sendiri oleh petani maka zakatnya sebesar 5 %.</p>
<p>[7] Termasuk kerbau (disamakan dengan sapi) berdasarkan ijma’, sebagaimana yang dinukil Al-Imam Ibnul Mundzir dalam Al-Ijma’, hal. 90 (At-Ta’liq ‘Ala Kitabiz Zakati was Shiyam, hal. 23)</p>
<p>[8] Lihat perinciannya pada tabel</p>
<p>[9] Sebagian Ulama menghitung nishob minimalnya dalam gram adalah 85 gram untuk emas dan 595 gram untuk perak (lihat Taudihul Ahkam, 3/319 dan Al-Adilatur Rhodiyyah, hal. 123). Maka apabila seseorang memiliki emas minimal sebanyak 85 gram atau perak sebanyak 595 gram wajib atasnya mengeluarkan zakat sebanyak 2,5 % dari harta emas atau perak yang dia miliki apabila telah genap satu tahun dalam kepemilikannya.</p>
<p>[10] Yaitu apabila harta seseorang telah mencapai nishob, kemudian pada pertengahan tahun dia mendapatkan tambahan-tambahan harta, maka jika telah sampai setahun dia wajib mengeluarkan zakat dengan menghitung keseluruhan hartanya. Jadi, tambahan-tambahan harta di pertengahan tahun tersebut dihitung bersama harta yang telah dimiliki dari awal tahun yang telah mencapai nishobnya tanpa membuat penghitungan dengan awal tahun yang baru.</p>
<p>[11] Nishob uang disamakan dengan nishobnya salah satu dari emas dan perak, dipilih mana yang paling rendah nilainya apabila diuangkan</p>
<p>[12] Contohnya apabila harga perak Rp.5.000 per gram dan nishob adalah 595 gram, maka nishob uang adalah Rp.5.000 x 595 = Rp.2.975.000,-. Jadi, jika seseorang memiliki uang sejumlah tersebut atau lebih dan telah dimilikinya selama satu tahun maka wajib atasnya mengeluarkan zakat sebesar 2,5 %.</p>
<p>[13] Nishob barang dagangan juga disamakan dengan nishobnya salah satu dari emas dan perak, dipilih mana yang paling rendah nilainya apabila diuangkan</p>
<p>sumber : http://nasihatonline.wordpress.com/2010/08/27/pembahasan-penting-seputar-zakat/#_ftn13</p>
<p>tabel perhitungan zakat : download di sini http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&#038;site=nasihatonline.wordpress.com&#038;url=http%3A%2F%2Fwww.4shared.com%2Fdocument%2F3fj2XI8M%2FTABEL_PERHITUNGAN_ZAKAT.html&#038;sref=http%3A%2F%2Fnasihatonline.wordpress.com%2F2010%2F08%2F27%2Ftabel-perhitungan-zakat%2F</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D482&amp;t=Pembahasan%20Penting%20Seputar%20Zakat" id="facebook_share_both_482" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_482') || document.getElementById('facebook_share_icon_482') || document.getElementById('facebook_share_both_482') || document.getElementById('facebook_share_button_482');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_482') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=482</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>quran flash</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=478</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=478#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 03:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[silahkan download link di bawah ini :
quran flash
Bagikan ke Facebook
	
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_478') &#124;&#124; document.getElementById('facebook_share_icon_478') &#124;&#124; document.getElementById('facebook_share_both_478') &#124;&#124; document.getElementById('facebook_share_button_478');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_478') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	
	]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>silahkan download link di bawah ini :<br />
<a href="http://http://www.quranflash.com/download/new/quranflash%20tajweedA.zip">quran flash</a></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D478&amp;t=quran%20flash" id="facebook_share_both_478" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_478') || document.getElementById('facebook_share_icon_478') || document.getElementById('facebook_share_both_478') || document.getElementById('facebook_share_button_478');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_478') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=478</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LOWONGAN KERJA AKUNTANSI di RIYADH, SAUDI ARABIA</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=470</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=470#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 11:33:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lowongan Kerja di Saudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[TOKO PARFUME PERANCIS yang berkantor pusat
di RIYADH, membutuhkan :
* STAF ACCOUNTING *
Syarat :
- Pria Pendidikan S1 Akuntansi
- Pengalaman kerja sebagai staf acccounting min.1 tahun
- Cekatan, teliti dan mahir mengoperasikan komputer
- Bahasa Arab minimal pasif
-tahu baca dan tulis bahasa inggris dan arab
- GAJI AWAL 2000 real (skitar 5juta)
Kirimkan CV dalam bentuk word ke : usmanbinyunus@gmail.com
Tuliskan kode [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TOKO PARFUME PERANCIS yang berkantor pusat<br />
di RIYADH, membutuhkan :</p>
<p>* STAF ACCOUNTING *</p>
<p>Syarat :<br />
- Pria Pendidikan S1 Akuntansi<br />
- Pengalaman kerja sebagai staf acccounting min.1 tahun<br />
- Cekatan, teliti dan mahir mengoperasikan komputer<br />
- Bahasa Arab minimal pasif</p>
<p>-tahu baca dan tulis bahasa inggris dan arab</p>
<p>- GAJI AWAL 2000 real (skitar 5juta)<br />
Kirimkan CV dalam bentuk word ke : usmanbinyunus@gmail.com</p>
<p>Tuliskan kode :”ACC” pada subject email </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D470&amp;t=LOWONGAN%20KERJA%20AKUNTANSI%20di%20RIYADH%2C%20SAUDI%20ARABIA" id="facebook_share_both_470" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_470') || document.getElementById('facebook_share_icon_470') || document.getElementById('facebook_share_both_470') || document.getElementById('facebook_share_button_470');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_470') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=470</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dauroh bersama Ulama di Bandung</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=459</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=459#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 20:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Kajian Ilmiyyah Islamiyyah Syaikh di Kota Bandung
Bismillah, Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah semata. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan shahabat beliau, serta yang mengikuti jalan beliau hingga hari akhir.
Dengan hanya mengharap ridho Allah Azza Wa Jalla, Insya Allah kepanitiaan Kajian Ilmiyyah Islamiyyah kota Bandung akan mengadakan Shilaturrahim Akbar, Ulama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/Dauroh_syaikh_bandung17072010.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-460" title="Dauroh_syaikh_bandung17072010" src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/Dauroh_syaikh_bandung17072010-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Kajian Ilmiyyah Islamiyyah Syaikh di Kota Bandung</p>
<p>Bismillah, Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah semata. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan shahabat beliau, serta yang mengikuti jalan beliau hingga hari akhir.</p>
<p>Dengan hanya mengharap ridho Allah Azza Wa Jalla, Insya Allah kepanitiaan Kajian Ilmiyyah Islamiyyah kota Bandung akan mengadakan Shilaturrahim Akbar, Ulama dengan Ummat, pada:<span id="more-459"></span></p>
<p>Hari, tanggal : Sabtu, 5 Sya’ban 1431 H / 17 Juli 2010</p>
<p>Pukul : 09.00 s/d Ashar</p>
<p>Tempat :Masjid Istiqomah Jl. Citarum Kota Bandung</p>
<p>Tema : Wahai Saudaraku, Hiasilah Dirimu dengan Akhlak Rhasulullah ??? ? ??? ???? ????</p>
<p>Pemateri : Asy-Syaikh Dr. Khalid bin Dhahwi Azh-Zhufairi (Imam dan Khatib di Kementrian Urusan Wakaf-Kuwait)</p>
<p>Penyelenggara : Ma’had Adhwa’us Salaf, Web: http://adhwaus-salaf.or.id/about/</p>
<p>Contact : 081395476870/ 085224062821</p>
<p>Acara ini terbuka untuk Umum Laki-laki dan Perempuan, silahkan ajak keluarga besarnya masing-masing beserta tetangga satu kampungnya.<br />
Jazakumullahu Khairan</p>
<p>Peta: peta</p>
<p>Rute:</p>
<p>* Dari Terminal Cicaheum: Naik Angkot Panghegar-Dipatiukur(Warna kuning) langsung turun di depan Masjid Istiqomah</p>
<p>* Dari St. Hall: Naik angkot St. Hall &#8211; Sadang Serang (Warna Hijau), turun langsung di depan Masjid Istiqomah</p>
<p>* Dari Terminal Leuwi panjang: Naik angkot ke arah Cicaheum atau arah ke Stasiun Hall</p>
<p>* Dari Terminal Dago: Naik angkot Dago-Riung Bandung(Warna Putih-Hijau), turun langsung di depan Masjid Istiqomah</p>
<p>tuk lebih jelasnya, Silahkan klik pamlet pada gambar diatas.</p>
<p><a href='http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/hukum-sholat-memakai-celana-panjang.mp3'>hukum sholat memakai celana panjang</a></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D459&amp;t=Dauroh%20bersama%20Ulama%20di%20Bandung%20" id="facebook_share_both_459" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_459') || document.getElementById('facebook_share_icon_459') || document.getElementById('facebook_share_both_459') || document.getElementById('facebook_share_button_459');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_459') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=459</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daurah bantul 2010</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=450</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=450#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 04:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[
=Silahkan anda download dengan mengklik judul, atau mendengarkan dengan mengklik Flash Player berbentuk segitiga=
Alhamdulillah, daurah umum di Bantul telah usai, bagi yang tidak menghadiri, silakan mendownload dari link berikut ini :
Hari Sabtu, 10 Juli 2010
- Pukul 06.00 s/d 07.30 : Pengajian Umum Sesi I Al-Ustadz Muhammad Afifuddin (Gresik)

- Pukul 10.00 s/d 11.00 : Pembukaan Daurah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/tabligh-akbar-nasional-2010.jpg"><img src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/tabligh-akbar-nasional-2010-150x150.jpg" alt="" title="tabligh akbar nasional 2010" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-453" /></a></p>
<p>=Silahkan anda download dengan mengklik judul, atau mendengarkan dengan mengklik Flash Player berbentuk segitiga=</p>
<p>Alhamdulillah, daurah umum di Bantul telah usai, bagi yang tidak menghadiri, silakan mendownload dari link berikut ini :</p>
<p>Hari Sabtu, 10 Juli 2010<br />
- Pukul 06.00 s/d 07.30 : Pengajian Umum Sesi I Al-Ustadz Muhammad Afifuddin (Gresik)<br />
<a href='http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/001_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Tausiyah_Shubuh_Ustadz_Afifuddin.mp3'></a><br />
- Pukul 10.00 s/d 11.00 : Pembukaan Daurah Nasional 2010 bersama Syaikh Muhammad Bazmul dan Wakil pemerintah Bantul<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/002_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Pembukaan.mp3"</a><br />
- Pukul 11.00 &#8211; selesai : Kajian Sesi kedua Bagaimanakah bersikap terhadap muslim lainnya?” bersama Syaikh Muhammad Bazmul Hafidzahulloh<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/003_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Sesi01_Syaikh_Muhammad_Bazmul.mp3"</a><br />
- Pukul 16.00 &#8211; 17.00 : Kajian Sesi ketiga “Iman kepada Hari Akhir 01? bersama Asy-Syaikh Khalid Bin Dhahwi Adz-Dzafirii hafidzahulloh<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/004_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Rukun_Iman_01_Syaikh_Khalid_Adz_Dzafirii.mp3"</a><br />
- Ba&#8217;da Maghrib &#8211; selesai : Kajian Sesi keempat “Iman kepada Hari Akhir 02? bersama Asy-Syaikh Khalid Bin Dhahwi Adz-Dzafirii hafidzahulloh<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/005_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Rukun_Iman_02_Syaikh_Khalid_Adz_Dzafirii.mp3"</a><br />
- Pukul 19.30 s/d 21.00 Pengajian Umum Sesi Kelima Al-Ustadz Muhammad Ikhsan<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/006_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Tawadhdhu_Ustadz_Muhammad_Ikhsan.mp3"</a></p>
<p>Hari Ahad, 11 Juli 2010<br />
- Pukul 06.00 s/d 07.30 Pengajian Umum Sesi IV Al-Ustadz Adnan (Manado) “Nashihat Lukman terhadap Putranya”<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/007_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Nashihat_Lukman_pada_Anaknya_Ustadz_Adnan.mp3"</a><br />
09.00 s/d 10.00 Pengajian Umum Sesi V Asy-Syaikh Muhammad Umar Bazmul “Muamalah terhadap sesama Muslim 02?<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/008_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Muamalah_terhadap_Sesama_Muslim_03.mp3"</a><br />
- Pukul 10.30 s/d 11.30 Pengajian Umum Sesi VI Asy-Syaikh Muhammad Umar Bazmul “Muamalah terhadap sesama Muslim 03?<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/009_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Muamalah_terhadap_Sesama_Muslim_04.mp3"</a><br />
- Pukul 15.30 s/d 17.00 Pengajian Umum Sesi VII Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh Zhufairi “Iman Kepada Hari Akhir 03?<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/010_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Rukun_Iman_03.mp3"</a><br />
- Pukul 19.30 s/d selesai Pengajian Umum Sesi IV Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak “Berhias dengan Akhlaq Mulia”<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/011_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Berhias_dengan_Akhlaq_Mulia.mp3"</a><br />
- Pukul Teleconference bersama asy Syaikh Rabi&#8217; ibn Hadi al Madkhali hafidhahullah “Nashihat untuk Ikhwah Salafiyyin di Indonesia”<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/012_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Teleconference_Syaikh_Rabi_bin_Hadi.mp3"</a></p>
<p>Hari Senin, 12 Juli 2010<br />
- Pukul 06.00 s/d 07.30 Pengajian Umum Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman “Nashihat untuk Pemuda: Sebab-sebab Istiqomah”<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/014_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Sebab_sebab_Istiqomah_Ustadz_Abdurrahman_Lombok.mp3"</a></p>
<p>09.00 s/d 10.00 Pengajian Umum Sesi V Asy-Syaikh Muhammad Umar Bazmul ” Kedudukan Ulama 01?<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/015_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Kedudukan_Ulama_oleh_Syaikh_Muhammad_Bazmul.mp3"</a></p>
<p>- Pukul 10.30 s/d 11.30 Pengajian Umum Sesi VI Asy-Syaikh Muhammad Umar Bazmul 08 “Kedudukan Ulama 02?<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/016_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Kedudukan_Ulama_02_oleh_Syaikh_Muhammad_Bazmul.mp3"</a></p>
<p>- Pukul 15.30 s/d 17.00 Pengajian Umum Sesi VII Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh Zhufairi “Iman Kepada Hari Akhir 04”<br />
<a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/017_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Iman_Hari-Kiamat_oleh_Syaikh_Khalid_mono.mp3"</a></p>
<p>Jazakumullahu khairan katsiro atas segala partisipasi dan curahan waktu, tenaga, pikiran saudara sekalian yang membantu terlaksananya Tabligh Akbar bersama Ulama Timur Tengah tahun 2010/1431 H ini.</p>
<p>Barakallahufiikum.</p>
<p>Redaksi Salafy.or.id </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D450&amp;t=Daurah%20bantul%202010" id="facebook_share_both_450" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_450') || document.getElementById('facebook_share_icon_450') || document.getElementById('facebook_share_both_450') || document.getElementById('facebook_share_button_450');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_450') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=450</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/Muhammad-bin-Umar-Bazmul-Dosen-UNiv.-Ummul-Qura-Mekkah-sambutan.mp3" length="3069493" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/07/Sesi-1-Asy-Syaikh-Muhammad-bin-Umar-Bazmul.mp3" length="5816133" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/001_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Tausiyah_Shubuh_Ustadz_Afifuddin.mp3" length="5784816" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/002_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Pembukaan.mp3" length="6704760" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/003_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Sesi01_Syaikh_Muhammad_Bazmul.mp3" length="3879192" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/004_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Rukun_Iman_01_Syaikh_Khalid_Adz_Dzafirii.mp3" length="5717997" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/005_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Rukun_Iman_02_Syaikh_Khalid_Adz_Dzafirii.mp3" length="3725325" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/006_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Tawadhdhu_Ustadz_Muhammad_Ikhsan.mp3" length="6589764" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/007_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Nashihat_Lukman_pada_Anaknya_Ustadz_Adnan.mp3" length="10480152" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/008_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Muamalah_terhadap_Sesama_Muslim_03.mp3" length="9490560" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/009_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Muamalah_terhadap_Sesama_Muslim_04.mp3" length="4116608" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/010_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Rukun_Iman_03.mp3" length="10299392" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/011_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Berhias_dengan_Akhlaq_Mulia.mp3" length="5918848" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/012_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Teleconference_Syaikh_Rabi_bin_Hadi.mp3" length="573568" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/014_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Sebab_sebab_Istiqomah_Ustadz_Abdurrahman_Lombok.mp3" length="7210128" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/015_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Kedudukan_Ulama_oleh_Syaikh_Muhammad_Bazmul.mp3" length="6679776" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/016_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Kedudukan_Ulama_02_oleh_Syaikh_Muhammad_Bazmul.mp3" length="5818608" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/muslimuny/dauroh/Dauroh-Nasional-2010/017_Daurah_Nasional_Bantul_2010_Iman_Hari-Kiamat_oleh_Syaikh_Khalid_mono.mp3" length="11712052" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>lowongan perawat ekslusiv</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=439</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=439#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 10:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lowongan Kerja di Saudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Dibutuhkan segera  lowongan untuk pekerjaan Perawat Anak di Rumah di Riyadh.
Pemilik  Rumah, Pengusaha Importir Minyak wangi perancis. Merawat anak wanita  umur 4 thn, dan anak laki 1,5 thn (sekarang koma di rumah sakit  pemerintah malik fahd, dah 2 bulan) pendarahan di otak).

Syarat :
1. &#8211; Bermanhaj Salafiyyah
2.- Harus menguasai nama2 obat, jujur, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/Tulips.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-444" title="Tulips" src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/Tulips-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Dibutuhkan segera  lowongan untuk pekerjaan Perawat Anak di Rumah di Riyadh.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Pemilik  Rumah, Pengusaha Importir Minyak wangi perancis. Merawat anak wanita  umur 4 thn, dan anak laki 1,5 thn (sekarang koma di rumah sakit  pemerintah malik fahd, dah 2 bulan) pendarahan di otak).</h3>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-439"></span><br />
Syarat :</p>
<p style="text-align: justify;">1. &#8211; Bermanhaj Salafiyyah</p>
<p>2.- Harus menguasai nama2 obat, jujur,  dan amanah. (krn mencakup hidup dan perawatan anaknya ketika keluar dr  rumah sakit).</p>
<div id="text_expose_id_4c2b03fd5c5b65abc0424" style="text-align: justify;">kami mohon doanya agar anaknya di sembuhkan  dari sakit, dengan sakit yang cepat lagi tanpa bekas, tanpa kembali  lagi.</div>
<div id="text_expose_id_4c2b187b6f6c837169598" style="text-align: justify;">
<p>3-harus ada rekomendasi dari salah satu ustadz  salafy yg di kenal, di tempat dimana anda ikut kajian. (karena kalau ada masalah maka ustadz tersebut yang akan kami tanyakan).</p></div>
<div style="text-align: justify;">
<p>4.- Minimal bahasa inggris pasif atau Arab pasif ( karena pekerjaan harus banyak komunikasi dengan dokter mengenai obat dan makanan gizi di rumah sakit )</p>
<p>4.Harus beserta mahram.</p>
<p>untuk keterangan lebih lanjut : gaji (nego), dll.  silahkan kirim CV  Antunna ke email ke usmanbinyunus@gmail.com</p>
</div>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D439&amp;t=lowongan%20perawat%20ekslusiv" id="facebook_share_both_439" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_439') || document.getElementById('facebook_share_icon_439') || document.getElementById('facebook_share_both_439') || document.getElementById('facebook_share_button_439');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_439') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=439</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tabligh Akbar Nasional Bersama Ulama Ahlussunnah Timur Tengah</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=432</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=432#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 05:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[Hadirilah Tabligh Akbar Nasional
Start Time:
Saturday, July 10, 2010 at 9:00pm
End Time:
Monday, July 12, 2010 at 12:00am
Location:
Masjid Agung Manunggal Bantul Jogjakarta
Street:
Jl. Jendral Sudirman No. 1
City/Town:
Bantul, Indonesia

View Map
Description
Pembicara:
[1] Asy-Syaikh Dr. Abdullah Al-Bukhari (Dosen Univ. Islam Madinah, dalam konfirmasi)
[2] Asy-Syaikh Dr. Muhammad Umar Bazmul (Dosen Univ. Ummul Qura, Makkah)
[3] Asy-Syaikh Dr. Khalid Adz-Dzafiri (Ulama Ahlussunnah dari Kuwait)
Penyelenggara :
Panitia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/pamflet-tablig-akbar.jpg"><img class="alignjustify size-thumbnail wp-image-433" title="pamflet tablig akbar" src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/pamflet-tablig-akbar-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Hadirilah Tabligh Akbar Nasional</p>
<p>Start Time:<br />
Saturday, July 10, 2010 at 9:00pm<br />
End Time:<br />
Monday, July 12, 2010 at 12:00am<br />
Location:<br />
Masjid Agung Manunggal Bantul Jogjakarta<br />
Street:<br />
Jl. Jendral Sudirman No. 1<br />
City/Town:<br />
Bantul, Indonesia</p>
<p><span id="more-432"></span></p>
<p style="text-align: justify;">View Map<br />
Description<br />
Pembicara:<br />
[1] Asy-Syaikh Dr. Abdullah Al-Bukhari (Dosen Univ. Islam Madinah, dalam konfirmasi)<br />
[2] Asy-Syaikh Dr. Muhammad Umar Bazmul (Dosen Univ. Ummul Qura, Makkah)<br />
[3] Asy-Syaikh Dr. Khalid Adz-Dzafiri (Ulama Ahlussunnah dari Kuwait)</p>
<p style="text-align: justify;">Penyelenggara :<br />
Panitia Dauroh Ilmiyah Nasional Ahlus Sunnah Wal Jamaah, Jl. Godean Km 5 Gg Kenanga 26 B, Patran, RT 01/01, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY.</p>
<p style="text-align: justify;">Kontak Person :<br />
Daurah Umum 0274 7453237<br />
Daurah Asatidz 0813 2802 2770<br />
Informasi Umum: 0857 4756 6736<br />
Informasi Paltalk : 0813 2856 1738.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D432&amp;t=Tabligh%20Akbar%20Nasional%20Bersama%20Ulama%20Ahlussunnah%20Timur%20Tengah" id="facebook_share_both_432" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_432') || document.getElementById('facebook_share_icon_432') || document.getElementById('facebook_share_both_432') || document.getElementById('facebook_share_button_432');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_432') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=432</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Krisis Palestina bukan Konflik Agama?</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=425</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=425#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 16:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa Ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i
Termasuk kebatilan-kebatilan Al Qaradhawi (yang dimaksud adalah Yusuf bin Abdillah Al Qaradhawi, sekarang mufti Qatar) -yang karenanya hampir saja bumi terbelah dan dunia menjadi gelap- yaitu ucapannya “Kami tidaklah memerangi Israel karena Islam. Tapi kami perangi karena pendudukan (mereka terhadap Palestina –ed). “

Maka aku katakan, “Barangkali orang ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/israel-palestine-map.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-426" title="israel palestine map" src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/israel-palestine-map-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Penulis: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i</p>
<p style="text-align: justify;">Termasuk kebatilan-kebatilan Al Qaradhawi (yang dimaksud adalah Yusuf bin Abdillah Al Qaradhawi, sekarang mufti Qatar) -yang karenanya hampir saja bumi terbelah dan dunia menjadi gelap- yaitu ucapannya “Kami tidaklah memerangi Israel karena Islam. Tapi kami perangi karena pendudukan (mereka terhadap Palestina –ed). “</p>
<p><span id="more-425"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Maka aku katakan, “Barangkali orang ini telah menjadi seorang perusak. Bahkan pada dirinya terdapat berbagai tipu daya yang menunjukkan keburukannya. Jika tidak demikian, dahulu kita pernah mengatakan barangkali orang ini telah menjadi pikun Dan ada orang yang menulis dengan mempergunakan lisannya (Al-Qaradhawi). Ini adalah perkara yang mungkin terjadi. Karena hal ini adalah ucapan yang tidak dikatakan oleh orang awam sekalipun.</p>
<p style="text-align: justify;">Kaum muslimin memerangi musuh-musuh Allah agar mereka masuk ke dalam Islam. Allah ta’ala berfirman:</p>
<p style="text-align: justify;">“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya” (Ali Imran: 85)</p>
<p style="text-align: justify;">“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang- orang muslim (yang berserah diri)?” (Al-Fushilat: 33).</p>
<p style="text-align: justify;">“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (Al-Baqarah: 120)</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hingga engkau memberikan tanah-tanahmu!!! Tapi hingga engkau mengikuti agama mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau seandainya engkau memberi mereka segala apa yang engkau bisa berikan kepada mereka, sedangkan engkau tidak mengikuti agama mereka, maka sesungguhnya mereka tidak akan mencintaimu. Yang demikian ini dinilai sebagai salah satu dosa besar dari dosa-dosa besar. Bahkan ini adalah kejahatan dan kesesatan yang nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Rabb Yang Maha Perkasa telah berfirman dalam kitabnya yang mulia,</p>
<p style="text-align: justify;">“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (Al-Maidah: 51)</p>
<p style="text-align: justify;">Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam Al-Quranul Karim,</p>
<p style="text-align: justify;">“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya.” (Ali Imran: 28)</p>
<p style="text-align: justify;">Maka masalah memerangi orang kafir, sebagaimana yang dinyatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu,</p>
<p style="text-align: justify;">“Sesungguhnya engkau akan mendatangi sebuah kaum dari kalangan ahli kitab. Maka hendaknya apa yang pertama kali engkau dakwahkan kepada mereka adalah persaksian bahwa tidak ada sesembahan haq melainkan Allah, dan bahwasanya Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah utusan Allah.”</p>
<p style="text-align: justify;">Perkara yang pertama adalah persaksian Lailaha illallah (tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah). Bukanlah yang pertama berperang karena membela tanah air.</p>
<p style="text-align: justify;">“Katakanlah, ‘Jika bapak-bapak, anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan’.” (At-Taubah: 24)</p>
<p style="text-align: justify;">Peperangan adalah supaya mereka (orang-orang kafir) masuk ke dalam Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah. Dan mereka menegakkan shalat sertamembayar zakat. Apabila mereka melakukannya maka darah dan harta mereka terjaga dariku, kecuali dengan hak Islam, dan perhitungan terhadap mereka kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala”</p>
<p style="text-align: justify;">Dan di dalam dua shahih (Al Bukhari dan Muslim) dari hadits Ibnu Umar dan hadits Buraidah dalam Shahih Muslim, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya:</p>
<p style="text-align: justify;">“Ajaklah mereka ke pada Islam. Apabila mereka enggan maka membayar upeti. Bila mereka masih enggan maka berperanglah”</p>
<p style="text-align: justify;">Dan juga hadits Ali bin Abi Thalib di dalam dua shahih, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberinya bendera, beliau bersabda,</p>
<p style="text-align: justify;">“Berjalanlah perlahan, kemudian ajaklah ke dalam Islam, jika enggan serulah kepada peperangan”</p>
<p style="text-align: justify;">Atau yang semakna dengan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Haruslah berdakwah itu karena Islam dan memperbaiki mereka. Tidaklah kita perangi mereka karena harta-harta mereka. Memang boleh seorang muslim berperang untuk mempertahankan tanah miliknya, tapi karena tujuan Islamlah yang lebih diutamakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka orang ini adalah seorang yang buta mata hatinya. Dan sesungguhnya kita insya Allah, akan mengintai tokoh-tokoh Al-Ikhwanul Muslimin satu persatu. Tidaklah kita akan pergi kepada mereka yang ibarat buih itu, walaupun mereka telah menulis di koran-koran, (mereka tetaplah) buih-buih. Kita tidak akan memperdulikan mereka dan tidak pula menoleh kepada mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Mencelaku seorang budak bani Misma’<br />
maka aku menjaga diri dan kehormatan dari padanya<br />
Aku tidak menjawabnya karena aku ingin menghinakannya<br />
Siapakah yang ingin menggigit anjing bila anjing itu menggigitnya</p>
<p style="text-align: justify;">(Diterjemahkan oleh Al Ustadz Abdul Mu’thi Al Maidani dari Kitab Isykat Kalbil ‘Awi, Yusuf bin Abdillah Al Qaradhawi. Silakan disebarluaskan dengan mencantumkan URL: www.ulamasunnah.wordpress.com)</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D425&amp;t=Krisis%20Palestina%20bukan%20Konflik%20Agama%3F" id="facebook_share_both_425" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_425') || document.getElementById('facebook_share_icon_425') || document.getElementById('facebook_share_both_425') || document.getElementById('facebook_share_button_425');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_425') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=425</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Menamai Yahudi Dengan Israel</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=421</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=421#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 08:11:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa Ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah atas Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya. Amma ba’du
Di antara fenomena ganjil yang tersebar yang tersebar di kalangan kaum muslimin adalah menamai dan menyebut negeri Yahudi yang dimurkai Allah dengan “Israel”!

Saya belum pernah melihat seorang pun yang mengingkari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/Hukum-Menamai-Yahudi-Dengan-Israel1.jpeg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-422" title="Hukum Menamai Yahudi Dengan Israel" src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/Hukum-Menamai-Yahudi-Dengan-Israel1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Penulis: Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali</p>
<p style="text-align: justify;">Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah atas Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya. Amma ba’du</p>
<p style="text-align: justify;">Di antara fenomena ganjil yang tersebar yang tersebar di kalangan kaum muslimin adalah menamai dan menyebut negeri Yahudi yang dimurkai Allah dengan “Israel”!</p>
<p><span id="more-421"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya belum pernah melihat seorang pun yang mengingkari fenomena yang berbahaya ini (!) yang menyinggung kehormatan seorang rasul yang mulia, yaitu Ya’qub [1] Alaihish-shalatu wa sallam yang dipuji oleh Allah di dalam Kitab-Nya bersama dengan kedua bapaknya yang mulia; Ibrahim dan Ishaq Alaimas salam, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan ingatlah hamba-hamba Kami : Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugrahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik” [Shod : 45-47]</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah kedudukan rasul yang mulia ini dalam Islam, bagaimana bisa dilekatkan pada orang-orang Yahudi, dan bagaimana bisa mereka dilekatkan padanya ?!</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak kaum muslimin yang membawa nama rasul ini ketika mencela negeri Yahudi ini dengan mengatakan : Israel telah melakukan ini, Israel telah melakukan itu, Israel akan melakukan ini dan itu!</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini menurut pandanganku adalah perkara yang mungkar, sekedar wujudnya saja tidak boleh ada pada kaum muslimin, apalagi menjadi fenomena yang menyebar di kalangan mereka tanpa ada satu pun yang mengingkari!</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sini kami lontarkan sebuah pertanyaan dan sekaligus jawabannya, maka kami katakan : Bolehkah menamai negeri Yahudi yang kafir dan brengsek ini degan nama “Isarel” atau “negeri Israel” kemudian diarahkan celaan dan cercaan kepada negeri ini atas nama “Israel”?</p>
<p style="text-align: justify;">Yang haq (benar), bahwasanya hal ini tidak diperbolehkan!</p>
<p style="text-align: justify;">Orang-orang Yahudi telah banyak melakukan makar-makar yang besar di mana mereka menjadikan hak mereka sebagai hak yang syar’i di dalam menegakkan sebuah negeri di jantung negeri kaum muslimin atas nama warisan dari Ibrahim dan Israel!</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka telah membuat makar yang besar dengan menamakan negeri Zionis mereka dengan nama negeri Israel!</p>
<p style="text-align: justify;">Tipudaya mereka ini telah merasuk ke dalam tubuh kaum muslimin –tidaklah saya katakan pada orang-orang awam saja bahkan pada banyak dari kalangan terpelajar-, jadilah kaum muslimin menyebut-nyebut negeri Israel bahkan nama Israel di dalam berita-berita mereka, di dalam koran-koran mereka, di dalam majalah-majalah mereka, dan di dalam pembicaraan-pembicaraan mereka, sama saja dalam konteks berita biasa atau dalam konteks mencerca, mencela dan bahkan melaknat. Semua ini terjadi di tengah-tengah kaum muslimin dan yang sangat disayangkan tidak pernah kami dengar seorang pun mengingkarinya!</p>
<p style="text-align: justify;">Allah telah banyak mencela orang-orang Yahudi di dalam Al-Qur’an dan melaknat mereka serta mengabarkan kepada kita tentang kemurkaan-Nya kepada mereka, tetapi semua ini dengan nama orang-orang Yahudi [2] dan dengan nama-nama orang kafir dari bani Isro’il [3], bukan dengan nama Israel/Isro’il seorang nabi yang mulia putra seorang nabi yang mulia ishaq putra seorang nabi yang mulia Kholilullah Ibrahim ‘Alaimush-shalatu wa salam!.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang-orang Yahudi ini tidaklah memiliki ikatan agama dengan Nabiyullah Israel/Isro’il (Ya’qub “Alaihish-sholatu wa salam) dan tidak juga dengan Ibrahim Khalilullah Alaihish- shalatu wa salam!</p>
<p style="text-align: justify;">Orang-orang Yahudi ini tidaklah memiliki hak waris keagamaan dari Ya’qub dan Ibrahim. Sesungguhnya yang mewarisi agama keduanya adalah orang-orang yang beriman, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sesungguhnya orang yang dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman” [Ali-Imran : 68]</p>
<p style="text-align: justify;">Allah berfirman dalam KitabNya mengabarkan bahwa Ibrahim Alaihish-sholatu wa salam berlepas diri dari orang-orang Yahudi, Nashoro, dan orang-orang musyrik.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasroni, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik” [Ali-Imron : 67]</p>
<p style="text-align: justify;">Kaum muslimin tidaklah mengingkari bahwa orang-orang Yahudi berasal dari keturunan Ibrahim dan Israel/Isro’il, tetapi kaum muslimin memastikan bahwa orang- orang Yahudi adalah musuh-musuh Allah dan musuh-musuh para rasul diantara para rasulNya yaitu Muhammad, Ibrahim dan Israel. Kaum muslimin meyakini dengan pasti bahwa tidak ada saling mewarisi antara pada nabi dengan musuh-musuh mereka dari orang-orang kafir, sama saja apakah orang-orang kafir ini orang-orang Yahudi, orang- orang Nashoro, atau dari orang-orang musyrik Arab dan yang lainnya, dan bahwasanya orang-orang yang paling dekat kepada Ibrahim dan seluruh para nabi adalah kaum muslimin yang mereka ini beriman kepada para nabi, mencintai para nabi, memuliakan para nabi, dan beriman kepada apa yang diturunkan oleh Allah kepada mereka dari kitab-kitab suci dan shuhuf ; kaum muslimin menjadikan keimanan kepada semua ini termasuk pokok-pokok agama mereka, maka kaum muslimin-lah pewaris para nabi dan orang-orang yang paling dekat kepada para nabi!</p>
<p style="text-align: justify;">Bumi Allah sesungguhnya adalah milik hamba-hamba-Nya yang beriman kepada-Nya, dan kepada para rasul yang mulia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan sungguh telah kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang sholih. Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah) Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rohmat bagi semesta alam” [Al-Anbiya : 105-107]</p>
<p style="text-align: justify;">Maka musuh-musuh para nabi –terutama orang-orang Yahudi- tiadaklah memiliki warisan bumi di dunia ini dan di akhirat mereka mendapatkan adzab neraka yang abadi!</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh sangat mengherankan keadaan kebanyakan kaum muslimin yang menyerahkan kepada orang-orang Yahudi dengan klaim bahwa mereka adalah pewaris bumi Palestina, dan bahwasanya orang-orang Yahudi mencari Haikal Sulaiman Alaihish-sholatu wa salam – yang beliau Alaihish-sholatu wa salam ini dikafirkan oleh orang-orang Yahudi dan dituduh dengan tuduhan-tuduhan keji-. Orang –orang Yahudi ini adalah musuh yang paling sengit bagi Sulaiman Alaihish-sholatu wa salam yang termasuk nabi di antara para nabi Bani Isro’il. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Apakah setiap datang kepada kalian sorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginan kalian lalu kalian menyombong ; maka beberapa orang (diantara mereka) kalian dustakan dan beberapa orang (yang lain) kalian bunuh” [Al- Baqoroh : 87]</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu bagaimana kaum muslimin –minimal dengna sikap mereka- membenarkan klaim- klaim yang batil ini?! Dan mereka namakan orang-orang Yahudi dengan “Israel” dan “negeri Israel”!</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sesungguhnya mereka –demi Allah- di hari mereka beriman dengan sebenarnya kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para rasul, dan risalah-risalah mereka, maka mereka adalah para wali Allah, wali para nabi dan rasul-Nya!</p>
<p style="text-align: justify;">Maka hendaknya kaum muslimin mempersiapkan diri-diri mereka secara aqidah dan manhaj, dengan berangkat dari kitab Robb mereka dan sunnah nabi mereka serta jalan yang ditempuh oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat Radhiyallahu ‘anhum dan jalan yang ditempuh para pengikut mereka dalam kebaikan dari para tabi’in terbaik dan para imam petunjuk dan agama ; karena sesungguhnya inilah wasilah (sarana) paling agung untuk kemenangan kaum muslimin atas musuh- musuh mereka, dan wasilah paling agung bagi keluhuran nilai kaum muslimin, kebahagiaan mereka dan kemuliaan di dunia dan akhirat.[4]</p>
<p style="text-align: justify;">Hendaknya mereka bersihkan tangan-tangan mereka dari hawa-hawa nafsu, bid’ah- bid’ah dan ta’ashshub (fanatisme) terhadap kebatilan dan pemilikya. Kemudian, hendaknya mereka berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan diri secara meteril dari berbagai macam persenjataan dan hal-hal yang berhubungan dengannya serta kewaspadaan dan latihan militer, sebagaimana diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian” [Al-Anfal : 60]</p>
<p style="text-align: justify;">Kekuatan di dalam nash di atas meliputi setiap kekuatan yang menggentarkan musuh dari berbagai macam persenjataan.</p>
<p style="text-align: justify;">rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salla bersabda.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar” [5]</p>
<p style="text-align: justify;">Dan “melempar” di sini meliputi semua senjata yang dilempar, semuanya ini wajib diusahakan dengan industri, atau jual beli, atau dengna cara yang lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi … aku sangat heran, peletakan nama nabi yang mulia ini atas sebuah negeri yang brengsek dan umat yang dimurkai dan umat yang membuat kedustaan, dikatakan tentang mereka dan tentang berita mereka dan tentang celaan kepada mereka “ Israel” dan “negeri Israel”, seakan-akan bahasa Arab yang luas telah sempit bagi mereka sehingga tidak dijumpai dalam bahasa Arab kecuali nama ini!</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian apakah mereka merenungi perkara ini di dalam diri-diri mereka. Apakah perkara ini membuat keridhoan Allah atau rasul-Nya?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah perkara ini membuat keridhoan Nabiyullah Israel (Ya’qub) atau membuat dia tidak suka seandainya dia hidup?</p>
<p style="text-align: justify;">Tidaklah mereka mengetahui bahwasanya cercaan dan celaan yang mereka arahkan kepada orang-orang Yahudi atas nama Israel akan berpaling menuju kepadanya dalam keadaan mereka tidak merasakan ; dari Abu Hurairah bahwasanya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tidaklah kalian heran bagaimana Allah memalingkan aku dari cacian orang-orang Quraisy dan laknat mereka, mereka mencaci seorang yang tercela dalam keadaan aku adalah Muhammad (yang terpuji)” [Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya 2/244, Bukhari dalam shahih-nya : 3533, dan Nasa’i dalam Sunan-nya 6/159, dan diriwayatkan juga oleh Humaidi dalam Musnad-nya 2/481 dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/142]</p>
<p style="text-align: justify;">Maka bagaimana kalian palingkan celaan kalian, laknat kalian dan cercaan kalian terhadap musuh-musuh Allah (lantas kalian arahkan) kepada sebuah nama nabi yang mulia dari para anbiya dan para rasul manusia-manusia pilihan Allah?!</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ada seorang yang berkata : Penamaan seperti ini ada di dalam kitab Taurot!<br />
Maka kami katakan : Bukanlah hal yang jauh, bahwa ini termasuk tahrif-tahrif (penyelewengan-penyelewengan) ahli kitab, sebagaimana Allah mempersaksikan mereka bahwasanya mereka mentahrif kitab yang ada di tangan-tangan mereka dan kemudian mengatakan bahwa ini dari Allah [6], bahkan di dalam kitab Taurot yang telah diselewengkan terdapat tuduhan terhadap para nabi dengan kekufuran dan hal- hal yang keji, maka bagaimana mungkin berargumen dengan apa yang tercantum dalam kitab mereka ini padahal kitab mereka seperti itu keadaannya?!</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya kita berdo’a kepada Allah agar memberi taufiq kepada kaum muslimin semuanya kepada hal yang dicintai dan diridhai-Nya dari perkataan dan perbuatan. Sesungguhnya Allah mendengar dan mengabulkan do’a.</p>
<p style="text-align: justify;">[Ain Salsabil Min Ma’ini Imamil Jarhi Wa Ta’dil oleh www.islamspirit.com]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
[1]. Ya’qub adalah Israel (Isro’il) sebagaimana dalam hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada orang-orang Yahudi : “Apakah kalian mengetahui bawha Isro’il adalah Ya’qub?” Mereka menjawab : “Allahumma, ya”. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ya Allah saksikanlah!” [Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ath- Thoyalisi dalam Musnad-nya 1/356, Ibnu Sa’ad dalam Thobaqoh Kubro 1/175 dan Ahmad dalam Munad-nya 1/273 dan 278 dengan sanad yang hasan]<br />
[2]. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Orang-orang Yahudi berkata : “Tangan Allah terbelengu”, Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu…” [Al-Ma’idah : 64]<br />
[3]. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : Telah dila’nati orang-orang dari Bani Isro’il dengan lisan Dawud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas” [Al-Ma’dah : 78]<br />
[4].Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika kalian telah berjual beli dengan cara inah, disibukkan oleh ternak dan tanaman, dan kalian tinggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah akan menimpakan kehinaan kepada kalian, Allah tidak akan mencabut khinaan itu dari kalian, sampai kalian kembali kepada agama kalian” [Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya 3462, Baihaqi dalam Sunan Kubro 5/316, dan Thobroni dalam Musnad Syamiyyin hal. 464 dan dishahikan oleh Syaikh Al- Albani dalam Silsilah Shohihah : 11]<br />
[5]. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya 3/13, Tirmidzi dalam Jami-nya 5/270, dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya 2/940 dan dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shohihul Jami : 2633<br />
[6]. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya ; “Ini dari Allah” (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan” [Al-Baqoroh : 79]</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D421&amp;t=Hukum%20Menamai%20Yahudi%20Dengan%20Israel" id="facebook_share_both_421" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_421') || document.getElementById('facebook_share_icon_421') || document.getElementById('facebook_share_both_421') || document.getElementById('facebook_share_button_421');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_421') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=421</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sifat-Sifat Penghuni Al Jannah</title>
		<link>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=412</link>
		<comments>http://ahlussunnah-bangka.com/?p=412#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 06:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahlussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah-bangka.com/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh kenikmatan-kenikmatan dalam al jannah tidak akan dicapai oleh indera manusia. Belum pernah dilihat oleh penglihatan siapa pun, belum pernah didengar oleh pendengaran siapa pun, dan belum pula terbetik dalam hati siapa pun. Demikianlah yang dikhabarkan Baginda Nabi Muhammad shalallahu &#8216;alaihi wasallam dalam hadits yang diriwayatkan shahabat Abu Hurairah radhiallahu &#8216;anhu:
&#8220;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/amazing_pictures_of_nature_361.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-417" title="amazing_pictures_of_nature_36" src="http://ahlussunnah-bangka.com/wp-content/uploads/2010/06/amazing_pictures_of_nature_361-150x111.jpg" alt="" width="150" height="111" /></a>Sungguh kenikmatan-kenikmatan dalam al jannah tidak akan dicapai oleh indera manusia. Belum pernah dilihat oleh penglihatan siapa pun, belum pernah didengar oleh pendengaran siapa pun, dan belum pula terbetik dalam hati siapa pun. Demikianlah yang dikhabarkan Baginda Nabi Muhammad shalallahu &#8216;alaihi wasallam dalam hadits yang diriwayatkan shahabat Abu Hurairah radhiallahu &#8216;anhu:<span id="more-412"></span><br />
&#8220;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (artinya): &#8221;Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih (kenikmatan Al jannah) yang belum pernah dilihat mata, didengar telinga, serta terlintas di hati manusia. (HR. Muslim no. 2824)</p>
<p style="text-align: justify;">Kenikmatan-kenikmatan itu menggambarkan, rahmat Allah subhanahu wata&#8217;ala itu betapa luas tanpa batas, bagaikan hamparan tiada bertepi. Yang Allah subhanahu wata&#8217;ala sediakan bagi hamba-hamba-Nya yang shalih. Tapi itu bukan semata-mata hasil amal shalih yang dilakukan oleh seorang hamba, sekalipun ia seorang nabi. Bahkan Nabi Muhammad shalallahu &#8216;alaihi wasallam sebagai Imamul Anbiya&#8217; (pemimpin para nabi), ia adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu al jannah, hal itu bukan semata disebabkan amal shalih yang ia usahakan, namun berkat rahmat Allah subhanahu wata&#8217;ala.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sungguh bukanlah seseorang itu masuk al jannah karena amalannya. Para shahabat bertanya: &#8220;Demikian juga engkau wahai Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam. Beliau berkata: &#8220;Demikian juga saya, melainkan Allah subhanahu wata&#8217;ala melimpahkan rahmat-Nya kepadaku. (HR. Al Bukhari no. 6463 dan Muslim no. 2816)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ciri Fisik Penghuni Al Jannah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penghuni al jannah memiliki ciri-ciri khusus. Diantaranya;<br />
Berperawakan seperti Adam. Dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu &#8216;anhu, Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Maka setiap orang yang masuk al jannah wajahnya seperti Adam dan tingginya 60 hasta, setelah Adam manusia terus mengecil hingga sampai sekarang.&#8221; (Muttafaqun &#8216;alaihi)</p>
<p style="text-align: justify;">Berusia masih muda. Dari shahabat Syahr bin Husyab radhiallahu &#8216;anhu, Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Penghuni al jannah akan masuk ke dalam al jannah dengan keadaan rambut pendek, jenggot belum tumbuh, mata bercelak, dan berusia tiga puluh tahun atau tiga pulu tiga tahun.&#8221; (HR. At Tirmidzi no. 2468, dihasankan Asy Syaikh Al Albani. Keraguan ini berasal dari perawi, namun dalam riwayat Ahmad, Ibnu Abi Dunya, Ath Thabarani dan Al Baihaqi dengan riwayat tegas tanpa ada keraguan yaitu berusia 33 tahun. Lihat Tuhfatul Ahwadzi 7/215)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Orang Yang Pertama Mengetuk Pintu Al Jannah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Orang pertama kali yang mengetuk pintu al jannah, lalu membukanya dan kemudian memasukinya adalah Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam. Dari shahabat Anas bin Malik radhiallahu &#8216;anhu, Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Saya adalah orang yang paling banyak pengikutnya pada Hari Kiamat dan saya adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu Al Jannah.&#8221; (HR. Muslim no. 196)</p>
<p style="text-align: justify;">Masih dari shahabat Anas bin Malik namun dalam riwayat At Tirmidzi, dengan lafadz:<br />
&#8220;Saya adalah orang yang pertama kali keluar jika mereka dibangkitkan. Saya adalah orang pertama kali bicara, jika mereka diam. Saya adalah pemimpin mereka, jika mereka dikirim. Saya adalah pemberi syafaat kepada mereka, jika mereka tertahan. Saya adalah pemberi berita gembira, jika mereka putus asa. Panji pujian ada digenggaman tanganku. Kunci-kunci al jannah ada ditanganku. Saya adalah keturunan Adam yang paling mulia di sisi Rabb-ku dan tidak ada kebanggaan melebihi hal ini. Saya dikelilingi seribu pelayan setia laksana mutiara yang tersimpan.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Umat Yang Pertama Kali Masuk Al Jannah Dan Ciri-Cirinya</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sekalipun umat Islam ini adalah umat terakhir, namun Allah subhanahu wata&#8217;ala (dengan rahmat-Nya yang luas) memilihnya sebagai umat yang pertama kali masuk al jannah. Dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu &#8216;anhu, Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Kita adalah umat terakhir namun paling awal pada hari kiamat. Kita adalah umat yang pertama kali masuk al jannah, meskipun mereka diberi kitab sebelum kita, dan kita diberi kitab sesudah mereka.&#8221; (HR. Muslim no. 855)</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Allah subhanahu wata&#8217;ala pun menampilkan umat Islam dengan penampilan yang amat indah. Masih dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu &#8216;anhu, Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Rombongan pertama yang masuk Al Jannah laksana bulan purnama, sedangkan rombongan berikutnya bagaikan bintang yang paling berkilau di langit.&#8221; (HR. Al Bukhari no. 3327, Muslim no. 2824)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Orang Fakir Miskin Lebih Dahulu Masuk Al Jannah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu siapakah diantara umat Islam yang pertama kali masuk al jannah? Hal yang sama pernah Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam tanyakan kepada para shahabatnya. Seraya mereka menjawab: &#8220;Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.&#8221; Barulah Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam menjelaskan: &#8220;Mereka adalah kaum faqir Muhajirin yang terlindungi dari hal-hal yang dibenci. Salah seorang dari mereka meninggal dunia sementara kebutuhannya masih ada di dadanya namun ia tidak mampu menunaikannya. Para Malaikat berkata: &#8221; Ya Rabb-kami, kami adalah para malaikat-Mu, penjaga-Mu, dan penghuni langit-Mu, janganlah Engkau dahulukan mereka daripada kami memasuki jannah-Mu! Allah subhanahu wata&#8217;ala berfirman: &#8220;Mereka adalah hamba-hamba-Ku yang tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu apapun. Mereka terlindungi dari hal-hal yang dibenci. Ada salah seorang diantara mereka meninggal dunia sementara kebutuhannya masih ada di dadanya yang tidak mampu ia tunaikan. Mendengar jawaban Allah seperti itu, para malaikat segera masuk ketempat mereka dari semua pintu seraya berkata,&#8221; Salam sejahtera untuk kalian atas kesabaran kalian. Ini adalah sebaik-baik tempat tinggal.&#8221; (HR. Ahmad dan At Thabarabi, dari shahabat Abdullah bin Umar)</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara dalam riwayat Al Imam Muslim dan At Tirmidzi menjelaskan selisih waktu antara rombongan orang-orang fakir dengan orang-orang kaya masuk ke dalam al jannah. Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Orang-orang fakir kaum Muhajirin masuk Al Jannah mendahului orang-orang kaya dari mereka, dengan selisih waktu 40 tahun.&#8221; (HR. Muslim no. 2979)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Istri-istri Penghuni Al Jannah, Pesona, Ciri-Ciri Dan Kecantikannya</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Allah subhanahu wata&#8217;ala berfirman (artinya):<br />
&#8220;Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: &#8220;Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.&#8221; Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya&#8221;. (Al Baqarah: 25)</p>
<p style="text-align: justify;">Pada ayat di atas Allah subhanahu wata&#8217;ala memadukan antara kenikmatan fisik berupa al jannah beserta taman-taman dan sungai-sungai di dalamnya, dengan kebahagian jiwa berupa bidadari-bidadari sebagai istri-istri yang suci lagi penyejuk mata bagi mereka. Dan Allah subhanahu wata&#8217;ala memastikan bagi mereka keberlangsungan kehidupan yang abadi tiada pernah terputus sedikitpun.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka dipingit di kemah-kemah dalam keadaan putih bersih nan jelita. Allah subhanahu wata&#8217;ala berfirman (artinya): &#8220;(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam kemah.&#8221; (Ar Rahman: 72)</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka memiliki akhlak yang bagus nan indah sebagaimana kecantikan pesona wajah-wajah mereka. Allah subhanahu wata&#8217;ala berfirman (artinya): &#8220;Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang (berakhlak) baik-baik lagi cantik-cantik.&#8221; (Ar Rahman: 70)</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka berusia sebaya, selalu tampil dalam keadaan perawan, penuh pesona dan cinta. Allah subhanahu wata&#8217;ala berfirman (artinya): &#8220;Dan Kami jadikan bidadari-bidadari itu perawan. Penuh cinta kasih lagi sebaya umurnya. Kami ciptakan mereka untuk golongan kanan.&#8221; (Al Waqi&#8217;ah: 36-38)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penghuni Yang Masuk Al Jannah Paling Akhir</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:<br />
&#8220;Sesungguhnya aku tahu penghuni neraka yang paling akhir keluar dari neraka dan penghuni al jannah yang paling akhir masuk al jannah. Dia keluar dari neraka dengan merangkak. Allah berfirman kepadanya, &#8216;Pergilah ke al jannah (surga) dan masuklah ke dalamnya!&#8217; Orang tersebut bergegas pergi ke jannah dan tergambar dalam pikirannya bahwa al jannah itu telah penuh sesak. Maka ia pun kembali dan berkata kepada Allah, &#8216;Wahai Rabbku, aku dapati al jannah telah penuh!&#8217; Allah pun berfirman kepadanya, &#8216;Pergilah ke al jannah dan masuklah ke dalamnya! Sesungguhnya engkau berhak atas nikmat sebesar dunia dan sepuluh kali lipatnya.&#8217; Orang tersebut berkata, &#8216;Wahai Rabbku, apakah Engkau mengejekku dan menertawakanku, karena Engkau Sang Raja Penguasa?&#8221; Abdullah bin Mas&#8217;ud berkata: &#8220;Kulihat Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya.&#8221; Beliau bersabda: &#8220;Itulah derajat penghuni al jannah yang paling rendah.&#8221; (HR. Al Bukhari no. 6571 dan Muslim no. 186)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penghuni Al Jannah Melihat Rabb Mereka Dengan Mata Kepalanya</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kenikmatan tertinggi di dalam al jannah adalah melihat wajah Rabbul &#8216;alamin. Allah subhanahu wata&#8217;ala berfirman (artinya):<br />
&#8220;Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaikb berupa surga dan ada tambahannya. Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) dengan kehinaan. Mereka Itulah penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya.&#8221; (Yunus: 25-26)</p>
<p style="text-align: justify;">Yang dimaksud dengan ada tambahannya pada ayat di atas yaitu berupa kenikmatan melihat Allah subhanahu wata&#8217;ala. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam dalam sabdanya: &#8220;Jika telah masuk penduduk al jannah ke dalam al jannah. Allah subhanahu wata&#8217;ala berkata: &#8220;Apakah kalian ingin tambahan dari-Ku. Mereka seraya menjawab: &#8220;Bukankah Engkau telah menjadikan wajah-wajah kami bercahaya? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam al jannah (surga) dan menyelamatkan dari an nar (neraka). Kemudian Allah subhanahu wata&#8217;ala membuka hijab-Nya. Maka tidaklah mereka diberi nikmat yang lebih mereka sukai dibanding dengan melihat Allah subhanahu wata&#8217;ala. (HR. Muslim no. 181)</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir kata, demikianlah tamasya kita untuk menengok sebagian keindahan para penghuni al jannah. Dengan sebuah harapan dapat mendorong kita untuk selalu berpacu dalam beramal shalih. Tuk meraih tamasya yang hakiki yang penuh dengan kenikmatan yang abadi. Amien, Ya Rabbal &#8216;alamin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Do&#8217;a Mohon Dimasukkan Al Jannah dan Dijauhkan dari An Naar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Diriwayatkan dari Ummul Mukminin &#8216;Aisyah, bahwasanya Rasulullah shalallahu &#8216;alaihi wasallam berdo&#8217;a:<br />
&#8220;Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu al jannah (surga) beserta segala sesuatu yang bisa mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan, dan aku berlindung kepada-Mu dari an nar (neraka) beserta segala sesuatu yang bisa mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan&#8221;. (HR. Ahmad, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no.1542)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: http://assalafy.org/artikel.php?kategori=akhlaq=7</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fahlussunnah-bangka.com%2F%3Fp%3D412&amp;t=Sifat-Sifat%20Penghuni%20Al%20Jannah" id="facebook_share_both_412" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Bagikan ke Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_412') || document.getElementById('facebook_share_icon_412') || document.getElementById('facebook_share_both_412') || document.getElementById('facebook_share_button_412');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_412') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahlussunnah-bangka.com/?feed=rss2&amp;p=412</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
